Sabtu, 08 September 2012

Sejarah Hotel Aorta

SEJARAH HOTEL AORTA



Hotel Aorta merupakan bangunan mungil yang berdiri di pinggir kota Ketapang. Dulunya daerah ini merupakan rawa-rawa yang merupakan daerah yang kurang diminati masyarakat untuk membangun suatu usaha. Sebelum Hotel Aorta Ketapang berdiri, bangunan tersebut adalah sebuah klinik kesehatan swasta yang bernama klinik Melati.
Tampak depan hotel aorta sebelum renovasi tahun 2012
Pada perkembangannya karena kota Ketapang merupakan kota dengan pembauran dari berbagai etnis, suku dan agama yang beragam. Salah satu etnis yang menetap yaitu etnis cina yang masih menganut paham kepercayaan terhadap peruntungan feng shui daerah tersebut diyakini memberikan peruntungan untuk dunia usaha karena dipercayai merupakan jalinan dari badan dewa Naga pemberi rezeki yang dimulai dari daerah Rangga Sentap yang diyakini sebagai kepala dewa Naga dan berakhir di daerah Sukabangun yang diyakini sebagai ekor dari dewa Naga.
Merunut dari kepercayaan tersebut maka banyak para pengusaha yang merupakan warga keturunan etnis cina yang berasal dari daerah Sintang, Singkawang maupun sambas yang merupakan daerah diluar kota Ketapang datang untuk turut menanamkan investasi usahanya disepanjang jalur yang diyakini sebagai garis badan dewa Naga. Sehingga kini daerah yang dulunya merupakan daerah kurang berkembanng, berubah menjadi daerah bisnis yang ramai dan terus berkembang. Untuk alasan itu pulalah maka pemilik Hotel Aorta yang dulunya juga merupakan pemilik klinik kesehatan swasta Melati mengalihkan usahanya menjadi usaha penginapan. Hal lain yang mendorong perubahan bentuk usaha tersebut adalah semakin banyaknya perusahaan-perusahaan asing dari berbagai Negara yang menginvestasikan modalnya di bidang perkebunan dan perikanan diwilayah kabupaten Ketapang, seperti perusahaan kelapa sawit dan pertambangan dari Negara Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Amerika dan Australia.
Gedung Kamar Kelas Junior dan Family
Pertama kali Hotel ini didirikan diatas areal tanah 1850 M2 dengan luas seluruh bangunan 700 m2. Demi meningkatkan pelayanan jasa kepada seluruh pengguna maka pada tahun 2007 Hotel Aorta merehabilitasi bangunan hotel dengan menambah fasilitas yang ada, seiring berkembangnya usaha hotel ini maka sejak akhir tahun 2009 Hotel Aorta kembali merehabilitasi dan mengembangkan kembali dengan menambah jumlah kamar serta fasilitas hotel agar usaha ini berkembang menjadi lebih besar dan lebih layak lagi.

kamar kelas Family
Pada awalnya hotel ini hanya memiliki 6 kamar yang merupakan hasil alih fungsi dari ruangan pelayanan klinik Melati. Seiring dengan pesatnya tingkat hunian hotel, maka pada tahun 2008 hotel Aorta mulai menambah jumlah kamar sebanyak 7 unit yang terdiri atas 2 kelas yaitu 6 kelas Junior dan 1 Kelas Family. Disamping penambahan unit kamar, hotel Aorta juga menambah unit bangunan restorasi dengan kapasitas 30 orang.
kamar kelas Junior
Restoran Aorta

Pada tahun 2010 akhir, hotel Aorta  kembali meningkatkan unit usahanya, dengan membeli tanah seluas 2000 m2 sehingga total luas tanah yang dimiliki oleh hotel Aorta menjadi 3850 m2, dan menambah 2 unit bangunan kamar yang terdiri dari 10 kamar dan terdiri 2 kelas kamar yaitu, 8 unit kamar kelas deluxe dan 2 unit kamar kelas eksekutif. Dan pada pertengahan 2012 ini hotel Aorta kembali menambah unit bangunannya, yaitu unit bangunan serbaguna dengan luas 8 m x 16 m dengan kapasitas tampung sebanyak kurang lebih 100 orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar